Kuliner Lampung

Cerita di Balik Rijsttafel, Makanan Ala Zaman Kolonial Hindia Belanda di Golden Tulip Springhill

Golden Tulip Springhill baru-baru ini mengeluarkan menu makanan yang jarang bisa ditemui yaitu Indonesia Rijsttafel.

Penulis: Elen Oktavia
Editor: taryono2019
Dokumentasi Golden Tulip Springhill
Tampilan menu Rijsttafel Golden Tulip Springhill 

TRIBUNLAMPUNGTRAVEL.COM, BANDAR LAMPUNG - Bagi pecinta kuliner yang suka dengan masakan tradisional barangkali menu ini akan menggoyang lidah.

Golden Tulip Springhill baru-baru ini mengeluarkan menu makanan yang jarang bisa ditemui yaitu Indonesia Rijsttafel.

Cerita di balik menu ini datang saat masa kolonial Hindia-Belanda.

Pada masa itu Rijsttafel digunakan untuk mewakili kekayaan melalui rasa kuliner daerah jajahannya.

Rijsttafel ini digunakan untuk menjamu tamu-tamu yang berkunjung ke daerah jajahan.

Menu Golden Tulip Indonesia Rijsttafel menghadirkan nasi beragam lauk dan makanan dalam satu nampah besar.

Dilengkapi dengan 3 nasi berbeda yang dikemas dalam nampah tradisional.

Baca juga: DR Koffie Hadirkan Ngopi Suasana Pantai di Tengah Kota Bandar Lampung

Baca juga: DR Koffie, Pelopor Kedai Kopi di Bandar Lampung 

Beraneka ragam sambal mulai dari sambal hijau, sambal merah, dan sambal lainnya.

Satu paket Golden Tulip Indonesia Rijsttafel cukup untuk 2 orang.

Menurut Public Relation Golden Tulip Lampung Mita menyampaikan Rijsttafel ini dalam rangka promo Golden Tulip se-Indonesia.

Sumber: Tribun Lampung

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved