Danau Keramikan dan Kawah Kopi Susu Hiasi Tempat Wisata Keramikan Lampung Barat

Danau Keramikan dan Kawah Kopi Susu hiasi tempat wisata keramikan yang ada di Pekon Sukamarga, Suoh, Lampung Barat.

Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar
Penampakan kawah belerang di wisata keramikan, Pekon Sukamarga, Suoh. Danau Keramikan dan Kawah Kopi Susu hiasi tempat wisata keramikan yang ada di Pekon Sukamarga, Suoh, Lampung Barat. 

TRIBUNLAMPUNGTRAVEL.COM, LAMPUNG BARAT - Danau Keramikan dan Kawah Kopi Susu hiasi tempat wisata keramikan yang ada di Pekon Sukamarga, Suoh, Lampung Barat.

Saat jurnalis TribunlampungTravel.com mengunjungi destinasi wisata tersebut, terlihat sejumlah spot foto yang wajib disambangi pengunjung.

Di tempat wisata keramikan ini, ada kubangan kawah yang dinamakan Danau Keramikan.

Untuk menuju lokasi ini, pengunjung harus melalui jalur khusus.

Jalur itu merupakan papan kayu yang berada di atas lantai keramikan.

Baca juga: Menikmati Keindahan Kawah Belerang di Wisata Keramikan di Suoh Lampung Barat

Jalur itu hanya cukup dilintasi satu orang, sehingga harus bergantian.

Benang nilon membentang di sepanjang jalur itu sebagai pagar pembatas yang tidak boleh dilewati oleh pengunjung.

Kehadiran benang nilon itu juga menunjukkan bahwa lokasi yang diberi batas itu berbahaya bagi pengunjung.

Lokasi ini sangat cocok dijadikan sebagai spot foto dan juga cocok dijadikan konten traveller.

Selain Danau Keramikan, ada juga spot bernama Kawah Kopi Susu.

Baca juga: Suguhkan Suasana Alam, Lembah Batu Heritage Cocok untuk Berbagai Kalangan

Dinamakan seperti ini karena kawah berwarna hitam dan putih laiknya kopi dan susu.

Kemudian, ada juga kawah aspal karena kawahnya berwarna mirip aspal.

Di Kawah Kopi Susu dan Aspal ini tidak ada air di dalamnya, melainkan lumpur panas.

Kawah-kawah itu dapat dijumpai pengunjung dalam perjalanan menuju Keramikan.

Adapun sebelum menuju tempat wisata keramikan, pengunjung akan melalui jalan sepanjang 100 meter dengan berjalan kaki.

Pengunjung juga sebaiknya berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.

Pasalnya, di samping kanan-kiri jalan terdapat lubang-lubang kawah yang kadang tidak terlihat karena tertutupi oleh dedaunan yang gugur.

Di kanan-kiri jalan menuju Keramikan, ditumbuhi pepohonan yang mirip pohon bakau di hutan mangrove.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jagad Endah Lestari Khoyun mengungkapkan, pepohonan itu biasa disebut warga setempat dengan nama pohon peletusan.

Mirip Yellowstone Amerika Serikat

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved