Lembah Durian Farm Stable, Kebun Dibalut Wisata Alam dan Berkuda

Lembah Durian Farm Stable berada di di Kedaung, Kemiling, Kota Bandar Lampung. Wisata alam ini memanfaatkan lahan berupa kebun buah durian.

Tribunlampungtravel.com / Agustina Suryati
Suasana Lembah Durian Farm Stable, Kedaung, Kemiling, Kota Bandar Lampung. 

Tribunlampungtravel.com, Bandar Lampung - Lembah Durian Farm Stable merupakan wisata alam yang memanfaatkan lahan kebun buah durian.

Lembah Durian Farm Stable berlokasi di Kedaung, Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan penelusuran Tribunlampungtravel.com, Lembah Durian awalnya hanyalah kebun biasa.

"Awalnya ini hanya kebun durian. Akhirnya mulai beranjak dikenal setelah Instagram meledak. Lalu kudaku yang biasanya dipakai untuk kontrol sering dipinjam. Akhirnya jadi banyak untuk foto prewedding sampai sekarang," jelas Legowo, owner Lembah Durian Farm Stable.

Selain kebun, kini Lembah Durian Farm Stable memiliki spot foto, spot berkuda, cottage hingga tiga zona untuk camping dan glamping.

Baca juga: Wisata Gita Persada Bandar Lampung Punya Koleksi 197 Spesies Kupu-kupu Sumatera

Baca juga: Ngopi Sambil Diskusi di Bangunan Bersejarah Oemah Papan

Wisata alam ini memiliki suasana adem serta spot menarik untuk dikunjungi bersama keluarga maupun rekan kerja.

Wisatawan tidak akan mendengar suara berisik dari kendaraan berlalu lalang.

Yang ada hanyalah suara semilir angin, gesekan daun, dan suara burung dan serangga bersahutan.

Di tempat yang sangat asri ini, wisatawan bisa menghilangkan penat sembari menikmati sejuknya suasana alam dan luasnya kebun buah durian.

Lahan seluas 12 hektare tersebut menyimpan setidaknya 400 pohon durian.

Saat sedang musim, buah durian juga bisa sekaligus dicicipi langsung di sana.

Baca juga: Rute Menuju Kue Balok 412 Rajabasa Bandar Lampung

Pada area glamping yang letaknya sedikit masuk ke dalam akan ditemukan spot paling menarik, yakni area berkuda dan glamping.

Area berkuda letaknya berada di paling depan.

Terdapat 15 ekor kuda, baik lokal maupun impor.

Pemula biasanya akan diberikan kuda lokal yang sudah jinak.

Sebelum masuk tentu wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 10 ribu.

Kemudian barulah membayar tarif untuk berkuda mulai dari Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu untuk dua sampai tiga kali putaran.

Arena selanjutnya yang menarik yakni spot glamping.

Spot glamping Lembah Durian Farm Stable ini diketahui baru ada pada Mei 2022.

Terlihat glamping milik Lembah Durian Farm Stable ini memiliki tampilan menyerupai taman estetik yang instagrammable.

Terdapat beberapa meja dan tempat duduk memanjang, arena panahan, tempat barbeque, cottage, dan tenda glamping.

Glamping nampak beralaskan rumput hijau dihiasi dengan jajaran pepohonan durian berderet rapi serta tiang oranye penyanggah lampu-lampu taman.

Tepat pada bagian tengah rumput telah tercipta jalan setapak.

Jalan tersebut disemen lurus memanjang sampai ke belakang.

Jalan setapak mengarah ke sebuah miniatur gapura candi berwarna hitam dengan lampu neon kuning menempel di bagian tepinya.

Gapura candi tersebut seolah jadi gerbang alam yang membingkai keindahan panorama lembah yang dipenuhi pohon hijau.

Spot candi biasanya gemar dipakai sebagai spot swafoto pengunjung.

Namun, ternyata candi tersebut juga memiliki fungsi lain yakni sebagai panggung hiburan.

"Sebenarnya candi ini buat panggung hiburan kalau setiap ada acara di sini, biasanya setiap malam minggu ada momen live music sembari menghibur rombongan pengunjung yang sedang camping," ujar Legowo.

Legowo mengatakan, arena glamping umum digunakan sebagai lahan untuk kegiatan gathering, reuni, arena fashion show, prewedding, hingga pesta pernikahan.

"Kalau untuk pesta pernikahan biasanya bisa muat 300 orang, parkir 65 mobil, dan kalau kemahnya muat sampai 300 tenda," katanya.

Seperti diketahui, glamping merupakan gabungan kata glamorous dan camping.

Terdapat satu tenda besar dan dua tenda berbentuk iglo.

Tenda iglo berbentuk rumah tradisional suku Eskimo yang mewah dan ramah lingkungan.

Tenda tersebut tersebut memiliki penutup bening seperti kaca.

Saat tirai di dalamnya terbuka, terlihat seluruh interior kamar ala hotel.

Di dalamnya terdapat kasur besar, lemari, kipas angin, karpet, bean bag, teko listrik, dan kamar mandi dalam.

Masih belum puas bermain di arena glamping, wisatawan masih bisa menjelajah ke area bawah.

Bagian bawah Lembah Durian Farm Stable busa ditemukan beberapa kolam kecil beserta vila mini.

Vila mini tersebut letaknya seperti terapung di atas kolam.

Legowo menunjukkan salah satu vila dua lantai yang sedang dalam proses pembangunan.

"Vila ini akan selesai secepatnya. Letaknya ada di atas sungai kecil. Nanti kalau airnya banyak, akan lebih kelihatan bagus difoto. Jadi seperti mengapung di atas permukaan air," jelasnya.

Selain itu, tepat di samping vila juga didapati kolam dan jembatan melengkung di atasnya.

Sepanjang jalan yang melintasi deretan vila, dihiasi pula lampu-lampu gantung di atasnya.

Legowo mengatakan, fasilitas wisata Lembah Durian Farm Stable belum sepenuhnya jadi.

Ia memperkirakan grand opening diadakan pada 2 Oktober 2022.

( Tribunlampungtravel.com / Agustina Suryati )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved