Restoran Sate Joglo Tresno, Serasa Makan di Keraton Yogyakarta

Sate Joglo Tresno merupakan restoran di Bandar Lampung berkonsep rumah joglo yang menyajikan kuliner sate khas Yogyakarta.

Tribunlampungtravel.com / Agustina Suryati
Suasana Restoran Sate Joglo Tresno di Jalan Ratu Dibalau No 5, Perumnas Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. 

Tribunlampungtravel.com, Bandar Lampung - Sate Joglo Tresno merupakan restoran di Bandar Lampung yang mengusung konsep rumah joglo dengan menyajikan kuliner sate khas Yogyakarta.

Berdasarkan penelusuran Tribunlampungtravel.com, Sate Joglo Tresno berlokasi di Jalan Ratu Dibalau No 5, Perumnas Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.

Baru satu tahun buka, Restoran Sate Joglo Tresno memiliki keunggulan dari segi tempat dan menunya.

Vivi, pengelola Sate Joglo Tresno, mengatakan, restorannya tidak hanya menawarkan menu sate, namun juga beberapa menu lainnya yang tak kalah nikmat.

Ia menceritakan, ide membuat brand Sate Joglo Tresno berawal dari menu serupa yang ada di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.

Baca juga: Rute Menuju Kafe Hits The Habits Coffee di Pahoman

Baca juga: Empuknya Ayam Lamaste dan Mie Tektek Kampung di Bebek Bu Tedjo

"Kami terinspirasi rasa sate yang ada di Bintaro. Karena suka, lalu coba diaplikasikan lagi," ujar Vivi, Sabtu (17/9/2022).

Menu Lezat Racikan Jawa

Di Sate Joglo Tresno terdapat aneka sate dengan racikan bumbu khas Jawa.

Ini memungkinkan pecinta kuliner khas Jawa ikut merasakan cita rasa dan suasana makan seperti di daerah aslinya.

Sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Yogyakarta.

Aneka sate yang terdaftar dalam menu seperti sate ayam, sate kambing, sate goreng, hingga sate klatak.

Baca juga: Sedapnya Sate Obong Waroeng Akamsi di Puncak Bukit Balau Bandar Lampung

Dijelaskan bahwa menu sate klatak berasal dari Yogyakarta.

Sate klatak memiliki tusukan yang lebih lebih panjang dan biasanya disantap bersama kuah gulai.

"Kami juga sedia tumpeng sate, biasanya kalau ada acara akikah," katanya.

Selain sate, masih ada olahan spesial lain seperti gulai, tengkleng solo, sop iga, sop sumsum, dan masih banyak lainnya.

Harga sate dibanderol bersahabat, yakni mulai dari Rp 25 ribu.

Terdapat tiga menu rekomendasi yang wajib dijajal, yakni sate, tongseng, dan gulai.

Ketiganya membawa karakter khasnya masing-masing.

Sate di sini ditusuk dengan ukuran yang tebal dan besar.

Bumbu khasnya terlihat nikmat dari tampilan luarnya yang kental dan mengkilap berwarna cokelat kehitaman.

Sate tersebut memiliki rasa perpaduan manis dan gurih.

Sedangkan tekstur dagingnya tebal dan sangat empuk.

Sementara untuk menu tongseng, aromanya cukup harum.

Di dalamnya terdapat daging dan sayuran yang ditenggelamkan oleh kuah kental yang kaya bumbu rempah.

Saat diseruput rasa kuah gurih dan segar, racikan rempahnya kuat.

Menyatu dengan campuran sayuran dan potongan daging yang lembut.

Kesan pertamanya membuat lidah jadi tresno dan ingin kembali mencoba terus.

Kemudian selanjutnya adalah menu gulai kambing.

Gulai kambing ala Sate Tresno ini juga patut dijadikan referensi utama.

Sebab tidak bau prengus serta tekstur daging beserta jeroannya juga amat lembut.

Cita rasa kuah kentalnya ringan dan masih kaya dengan resep gurih manis ala Jawa.

Ini membuat cita rasa kuahnya menjadi lebih segar dan tidak membuat enek.

Masih ada menu minuman es dawet, tahu sumedang, pisang goreng, dan masih banyak lagi.

Suasana bak di Keraton

Dari kejauhan, konsep yang diusung sudah terlihat paling beda dari bangunan lain di sekitarnya.

Restoran tersebut menarik perhatian, sebab bentuknya mirip sekali dengan rumah tradisional di Yogyakarta, yakni joglo.

Saat masuk ke dalam, suasananya sangat adem.

Detail interior juga kental dengan suasana dalam keraton.

Suasana adem tercipta berkat lantai aci yang mengkilap.

Nampak ada beberapa tanaman juga dalam pot kendi yang terletak di atas kayu lumpang panjang.

Lalu bagian atasnya terlihat pula lampu gantung klasik Yogyakarta.

"Konsep tempat ini lebih ke modern klasik, modernnya desain tempatnya ada indoor dan outdoor," jelasnya.

Ada dua ruangan teras semi-indoor dan satu outdoor.

Satu lagi ada ruuangan indoor ber-AC yang biasanya cocok digunakan untuk kegiatan privat.

Di dalam ruangan indoor terpajang beberapa kain batik yang dibingkai lalu ada pula beberapa jendela klasik.

Seluruh ruangan bisa muat sekira 40 sampai 50 orang.

Sate Joglo Tresno beroperasi hari Selasa sampai Minggu mulai pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Informasi lebih lanjut kunjungi akun Instagram @joglotresno.

( Tribunlampungtravel.com / Agustina Suryati )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved